FF HyukSoo – My Friend

My Friend??

Title                    : My Friend??

Genre                 : Comedy, Romance, Friendship

Main Cast         : Eunhyuk SuJu

                                Sooyoung SNSD

Other cast        : Member SuJu and member SNSD

Author               : Arny Masnita Purba

                              Twitter : @arny_kyu

                              Faebook : Arny Masnita Purba (ArNy)

                              Blog : arnysukie.blogspot.com

Notes                 : akhirnya tercapai juga bikin ff dengan main cast Oppa Eunhyuk. Selama ini                                       setiap buka ff, pasti main castnya bukan oppa Hyuk. Jadi pengen jadiin oppa                                    Hyuk sebagai main cast ^^. Gumawoo buat para reader. Wajib RCL ya..(Read,                                              Comment, Like)…

                              *wajib? Hehe.. just kidding.

                              Pokoknya comment aja sesuka hati, but no bashing.. J

                              Happy Reading cingu…!!! ^^

Part 1

Soo POV

Hai.. aku Sooyoung. Panggil saja aku Soo. Aku pelajar SMA di Kirin art School. Haahh.. hari ini kembali masuk sekolah. Sudah rindu sama teman-temanku yang super ribut dan jahil, terutama rindu dengan seorang namja dekil . 3 minggu liburan, pasti ada sesuatu yang berbeda. Haha..! jadi ingin cepat-cepat sampai disekolah..

Akupun berlari keluar rumah. Tidak ada orang yang kusapa. Ya.. aku kan sekarang tinggal sendirian di Seoul. Appa berada di kota lain untuk mencari nafkah. Sementara..omma..? ommaku sudah meninggal.

**

“Selamat pagi ajhusii…!”sapa Soo pada seorang lelaki tua yang sedang mengangkat barang-barang ke dalam mobilnya.

“Ah.. Pagi juga Soo.. mau berangkat sekolah?”tanya lelaki itu ramah

“Ne..ajhusii..Anyeoong!”jawab Soo semangat.

“Anyeong..hei.. nanti jangan lupa yah!”teriak  si lelaki tua itu sambil menunjuk barang bawaannya.

“Arasso ajhusii.. aku akan pulang cepat.”sahut Soo dan berlalu.

Seperti biasa Soo akan menuju halte untuk menunggu bis.

Bis datang dan Soo segera naik. Dan seperti biasa juga, dia tidak kedapatan tempat duduk. Terpaksa harus berdiri.

**

Soo POV

Sampai di sekolah. “Hai Soo..!”suara Sunny menyapaku. Kami pun berjalan berdua menuju gerbang sekolah.  Di gerbang sekolah, setiap pagi akan ada senior yang bertugas memeriksa kelengakapan seragam dan penampilan murid-murid Kirin Art School. Disiplin disini memang baik, makanya masuk kesini sulit sekali.

“Silahkan masuk”kata Sungmin sunbae. Aku dan Sunny saling pandang dan tersenyum. Bukan karena kami suka pada sunbae itu. Tapi kami merasa geli, karena para senior tidak pernah memeriksa penampilan kami. Pasti kami lolos, karena selalu rapi…

Kulihat sekeliling sekolah. Sudah ramai, dan semua sibuk membicarakan sesuatu. Maklum.. anak sekolah kalau sudah 3 minggu  tidak bertemu pasti acara gosip berkepanjangan.

**

Soo dan Sunny bergegas masuk ke kelas. Dikelas mereka berdua mendapati seorang temannya sedang naik ke atas meja untuk mengambil sesuatu dari dinding kelas.  Namja imut yang bernama Ryeowook.

“Hiiiaaa Kyu…!! Awas kau nanti..! tidak kuberi kau bekal makan siangku!”teriak Ryeowook sambil tetap berusaha mengambil foto yeoja yang ditempel didinding kelas.

“Wookie..! kenapa tidak mengabarkan pada kami. Dasar..! Aku sebagai ketua kelas disini merasa dilupakan , tahu!”jawab Teukie sambil berkacak pinggang.

“Hahahha…!! Uri  Wookie..!!  Punya yeojachingu!!”kata teman yang lain berbarengan.

Ryeowook hanya mengepalkan tangannya. (emosi tingkat dewa 19)

Soo dan Sunny hanya tertawa melihat peristiwa itu.

“Ryeowook punyaa pacar? Siapa?..”kata mereka bersamaan.

**

Bel masuk berbunyi. Siswa mengambil tempat duduk masing-masing. Ada beberapa bangku yang masih kosong.

Seorang guru masuk. Ibu guru “Yoohi”namanya. Terkenal dengan kekejamannya. Walaupun begitu, tetap saja ada yang berani melawan ibu Yoohi ini.

“Kyuhyun.. kemari sebentar.” Panggil Bu Yoohi

“Ne..sesengnim.”jawab Kyuhyun si siswa nakal tapi pintar itu.

“Absen teman-temanmu..”perintah bu Yoohi sambil memberi buku absen pada Kyuhyun.

“Kenapa aku sesengnim..?  Kan ada Leeteuk si  ketua kelas.”jawab Kyuhyun berniat untuk menolak.

“Dengarlah perintah!”kata Bu Yoohi bijak.

“Mckk..”Kyuhyun kesal. Diapun berjalan mengelilingi tempat duduk teman-temannya untuk mengisi absen. Saat di bangku Leeteuk segera Kyuhyun menjitak kepala ketua kelas itu.

“Dasar bebek goreng. Pasti senang kan melihatku begini..!”kata Kyuhyun pelan tapi sinis.

“Hahaha.. rasain.! Dasar setan.. aku kan lelah. Jadi apa salahnya kau membantuku.”jawab Leeteuk senang.

Kyuhyun selesai memeriksa kehadiran teman-temannya, dan kembali ke meja guru untuk menyerahkan buku absen.

“Ada 4 orang yang tidak hadir bu..”kata Kyuhyun.

“Siapa orangnya?”tanya Ibu guru.

“Hah.. pasti langganan ibu..”sahut Shindong si laki-laki tembem dari bangkunya dengan santai.

Ibu Yoohi hanya menggeleng-gelengkan kepalanya. Dia sudah tahu pasti, siapa yang sering tidak hadir saat pelajarannya.

Pelajaranpun dimulai.

**

Soo POV

Dia tidak masuk sekolah ya? Apa dia sakit? Mckk.. membosankan sekali jika dia tidak datang. Aku mau main sama siapa dong? Lagian sudah 3 minggu libur , masa sih dia absen ? Kupandangi jendela kelas. Berharap dia datang.

Tiba-tiba kudengar suara sepatu. Ah.. pasti dia yang datang.

Tok tok tok…!! Pintu diketok.

“Mianhe Sesenim. Aku terlambat..”terdengar suara namja yang kutunggu dari tadi.

“Hiaa.. kapan kau tidak minta maaf pada saya?”bentak Bu Yoohi

Aku tertawa mendengar ucapan ibu guru barusan. Iya.. memang benar.. dia memang selalu minta maaf pada Ibu Yoohi karena keseringan datang terlambat ke sekolah, terutama saat pelajaran Ibu Yoohi.

“Jeongmal mianhe..”jawabnya agak pelan.

“Akh..sudahlah. duduk sana! Kepala Ibu pusing jika harus memarahimu berulang kali.”kata bu guru menyerah.

Saat dia hendak duduk, dia melihatku. Aku menahan senyum dengan maksud ~dasar~tukang ~terlambat~

**

 

Eunhyuk POV

Ah.. memalukan. Teman-teman memandangiku dari ujung kepala sampai ujung kaki. Aku memang sering terlambat, tapi  kan baru kali ini aku ditahan 1 jam pelajaran di lapangan. Biasanya juga langsung disuruh masuk sama guru piket. Ah mungkin ini hari sialku..

Akupun mengambil posisi duduk dan membuka bukuku.

“Soo.. sudah sampai mana pelajaran kalian dengan sesenim?”tanyaku pada Soo yang tepat duduk di belakangku.

“Ini. Lihatlah sendiri catatanku.”sahutnya berbisik sambil menyodorkan catatannya. Kuterima catatan itu.

“Ah.. sial. Tadi aku telat bangun.”jelasku tanpa ditanyai.

“Haha.. ketahuan kau sekarang. Selama ini kau ngaku-ngaku bangun jam 5 pagi. Dasar monyet tukang bohong..!”katanya menanggapi.

Oh iya yah..! aisshhh.. memalukan. Buat apa aku mengaku bahwa aku terlambat karena kesiangan bangun pagi.

“He..! tentu saja aku terlambat bangun karena sibuk belajar.. arra?”

Dia hanya memanyunkan mulutnya mendengar perkataanku (tidak percaya)

Soo adalah temanku, em.. mungkin juga seorang sahabat. Kami sudah dekat sejak baru pertama kali masuk SMA Kirin ini. Sudah banyak yang kutahu tentang dia, dan sepertinya dia juga sama.

**

Bel istirahat berbunyi. Sebagian besar murid keluar kelas menuju kantin.

Tapi tidak dengan Soo dan Sunny. Mereka lebih memilih berada di dalam kelas untuk berbincang-bincang dengan teman-teman dan bahkan tidak jarang mereka tidur di kelas.

“Soo.. aku punya informasi baru loh!”kata Sunny sambil menidurkan kepalanya di meja bersama dengan Soo.

“Apa.. kali ini? Taecyeon oppa lagi ya?”kata Soo sok tahu.

“Hahaha.. Aniyo. Sepertinya kau terbiasa ya mendengar nama itu dari mulutku.?”tawa Sunny.

“De.. hampir setiap hari kau menceritakan member 2PM itu. Huh.. apa itu 2PM saja aku tidak tahu.”jawab Soo malas. Suny yang mendengar ucapan Soo barusan spontan membelalakkan matanya.

“Aiss.. sudah berapa kali kujelaskan padanya apa maksud dari 2PM itu.. dasar..”kata Sunny dalam hati.

Ctaaakkk..! sebuah jitakan maut mendarat di kening Soo.

“Auw..!”Soo merintih dan mengangkat kepalanya. Ternyata orang yang berani menjitak kepalanya adalah si monyet. Eunhyuk.

“Hiaa…! Sakit nyuk..”teriak Soo dengan nada manja dan mulai mengejar Eunhyuk.

Saat Soo mengejar Eunhyuk..tiba-tiba Eunhyuk menabrak seseorang yang menyebabkan tubuhnya terpelanting jauh. Kira-kira 5 meter (?)

“Hahahhaha…!!!! Eunhyuk.. lihat dirimu.. hahaha…!! “tawa Soo mengisi ruang kelas.

“Aigooo… “rintih Eunhyuk.

“Shindong-sii..!!! “teriak Eunhyuk yang tersadar bahwa orang yang ditabraknya adalah raja monyet, eh bukan raja gorilla. *plaak

“Ah.. mianhe Nyet…kau sih… tidak lihat jalan. Ini tanda permintamaafanku.”kata Shindong sambil memberi Eunhyuk pisang satu sisir. Eunhyuk menerima dengan senyum termanisnya sampai semua gusinya terlihat.

**

Soo POV

“Haha.. lumayan nih. Lihat.. aku dapat rejeki nomplok Soo..”kata Nyuk2 padaku sambil memamerkan sesuatu ditangannya.

“Memang kau pantas senang.. tidak dipungkiri bahwa kau adalah monyet.”jawabku

Nyuk2 tidak memperdulikan omonganku.  Oh iya, nyuk2 adalah nama panggilanku untuknya. Hanya aku yang memanggilnya seperti itu. Nyuk2 memang namja gokil. Ide-ide aneh juga sering nongol di pikirannya. Rata-rata yeoja di kelasku menyukainya. Baik itu sebagai sahabat ataupun lebih. Wajahnya memang tidak setampan Siwon SuJu itu. Hihik.. tapi entah kenapa, banyak yeoja  yang tertarik padanya. Mungkin karena talenta yang dia punya. Dan sepertinya aku juga suka. Entah kapan perasaan itu muncul. Mungkin saat aku mulai mengenal kepribadiannya secara mendalam . Sangat berbeda dengan penampilan luar.

Untuk menyembunyikan perasaanku, aku berpura-pura bersikap biasa padanya. Ingin terlihat sama dengan teman2 lain. Aku tidak ingin dia tahu perasanku.

Tapi bagaimanapun kerasnya usahaku untuk menyembunyikan perasaanku, tetap saja ada seseorang yang mengerti isi hatiku. Yaitu Sunny. Sahabatku sejak dulu. Dia tidak pernah bertanya sebelumnya dan aku juga tidak pernah curhat padanya tentang perasaanku pada Nyuk2. Tapi dia tahu…

**

 

 

 

 

 

 

Part 2

Author POV

 

“Hei teman-teman.. lihat tuh di mading.!”seru Sooyoung , yeojachingu si Setan Kyuhyun.

 

“Ada apa..? “semua sibuk berlari menuju mading di luar kelas.

 

“Ah.. sudah kuduga.!! Merepotkan saja..”kata Leeteuk si ketua kelas yang pemalas.

 

Leetuk langsung menggigit bibirnya saat melihat sesuatu ditempel di mading. “Jadwal pembuatan mading”.  Setiap kelas mendapat giliran. Dan sialnya,  kelas Leeteuk yang kedapatan jadwal pertama.

 

“Apa topik mading yang akan kita buat? Mwoo..? Valentine?”teriak Eunhyuk dan secepatnya Shindong masukin pisang goreng ke mulut Eunhyuk.

**

 

Leeteuk POV

 

HUH.. aku harus bertindak untuk mengatur semua makhluk2 ini.

 

“Teman-temannnn…..!!!!!!!!!”

 

Setelah mendengar teriakanku sebagian yeoja di kelas pingsan. Dan sebagian lagi pulang ke rumah karena terkena  gangguan THT. (-__-“

 

 

“Ahh..!!! jangan suara bebekmu saja yang kedengaran Teukie-ah..! katakanlah ada apa?”suara Kyu gak kalah kuat.

 

“Sabar sayang..”kata Sooyoung menenangkan.

 

“Aku tidak mau tahu ada yang protes, pokoknya dengar baik2! Yang bertugas membuat mading adalah…” kupandangi satu-persatu teman-temanku..

 

Siapa wajahnya yang agak ditundukkan kebawah dan memasang wajah ketakutan pasti itu yang kupilih.

**

 

 

Triiing…!!! Leeteuk berhasil mencari mangsa.

 

“Hufft.. sial sekali. Kenapa sih harus kita berempat..?”kata Soo dengan suara bergetar(mau nangis)

 

“Yasudahlah.. itu sepertinya menarik.”timpal Sunny.

 

Sementara 2 namja diantaranya hanya diam pasrah.

“Kami lapaaarrr..”pasti itu yang ada dipikiran kedua  namja itu.

 

“Nyukk.. gimana nih? Aku kan tidak pandai berkreasi buat mading begituan..”kata Soo pada Eunhyuk.

 

“Ah.. aku malas protes. Sudah kita kerjakan saja.. tapi nanti ya..?”pinta Eunhyuk

 

“Iya.. nanti saja.” Kata Shindong sambil memegangi perut buncitnya.

 

Soo POV

 

               Dasar ketua kelas tidak becus..! Pasti aku selalu jadi korban. Tapi aku tidak terlau kesal sih, karena ada si Nyuk2. Sahabatku..bukan.. teman dekatku.. bukan.. namja yang kusukai..ah apapun itu.

 

Setelah makan, kami berempat menyiapkan peralatan membuat mading. Mulai dari koran, kertas origami, spidol, cat, dan lain2.

 

“Soo.. bantu aku.”kata Nyuk2

 

Akupun membantunya membuka cat yang masih baru. Dan..

 

Cpraaaatt..!!! kami kena cat.

 

“Hei.. kalian dua.! Jangan main2 dong. Nanti jika tidak selesai bagaimana?”Shindong marah

 

Aiiissshh..!!! menyeramkan sekali berhadapan dengan Shindong.

 

Kulihat Eunhyuk tak menggubris sedikitpun suara Shindong. Dia malah  serius mengecat papan mading. Bahkan dia tidak menghiraukan cat yang sudah mengotori baju dan wajahnya. Sangat serius, beda dengan biasanya dia yang selalu mengejekku dan mengusiliku. Sekarang dia menjadi sangat tampan. Merasa ada yang memandangnya, diapun melihatku. Aku langsung mengalihkan pandanganku ke arah lain.

 

Astaga…!!! STOP  SOOYOUNG..! dia kan sehabatmu…

 

“Apa yang kau lihat? Wajahku tampan?”tanyanya dengan nada menggoda.

 

“Hia.. ani.. ani.. itu..”jawabku gugup sambil menunjuk cat yang ada di wajahnya.

 

“Sudahlah.. lanjutkan kerjamu. Kau mau bilang apa juga aku tidak tahu..”lanjutnya.

**

 

Eunhyuk POV

 

 Mataku dan Soo bertemu. Kenapa tiba-tiba dia melihatku seperti itu. Jadi terasa aneh. Untuk membuat suasana agar tidak canggung aku berpura-pura menggodanya.

**

 

Pekerjaan keempat siswa malang itu akhirnya berhasil. Langit sudah remang2. Mereka bekerja di sekolah sampai sore hari.

 

“Huh.. selesai..!! “ujar Sunny.

 

“Ne.. akhirnya kita selamat dari ketua yang tidak bertanggung jawab itu.”sambung Soo.

 

“Kalau begitu ayo kita pulang..”kata Shindong sambil menarik tangan Sunny.

 

“Ha?”Eunhyuk terbelalak sambil menunjuk ke arah tangan Shindong dan Sunny yang berpegangan.

 

Keduanya hanya cengengesan, dan pergi begitu saja.

**

 

Soo POV

 

Aduuuhh.. tinggal kami berdua. Bagaimana baiknya ya? Ada topik pembicaraan yang menarik? Ah.. aku tahu..

 

“Kau pasti terkejut ya melihat mereka?”tanyaku pada Nyuk2

 

“Hehe.. iya. Mereka sudah jadi sepasang kekasih ya?”tanyanya sambil tersenyum

 

“Ne.. karena sebentar lagi Hari Kasih Sayang. Cepat2 mereka jadian..”

 

“Mwo? Jadi tidak ada ‘cinta’..?”tanyanya kaget

 

Aku menggeleng kepala.

 

Kami terus berjalan dan akhirnya berpisah di simpang jalan.

 

“Pulanglah…hati2 di jalan”suruhnya. Senangnya.. Hyuk perhatian padaku..!

 

“Ne… kau juga..”jawabku. Akupun menyebrang, hendak menuju halte bis di hadapan jalan.

 

Dan tiba-tiba…tiiiiiiiiinnnnnnnnnnnnn!!

 

“Awaass Soo..!!!” kurasakan seseorang memeluk pinggangku. Kami terlempar ke sisi jalan.

 

Aku kaget bukan main. Kurasakan juga napas Nyuk2 yang tidak beraturan. Saat ini posisiku berada di atas tubuhnya. Ternyata aku tadi hampir ditabrak mobil besar dan Eunhyuk menolongku.

 

“Nyuk.. Eunhyukk…! kau tidak apa-apa?”tanyaku khawatir.

**

 

Eunhyuk POV

 

“Nyuk.. Eunhyukk…! kau tidak apa-apa?”tanyanya penuh  khawatir.

 

“Ah tidak. Kau terluka?”aku malah balik bertanya

 

Kulihat Soo, ternyata dia baik-baik saja. Syukurlah… aku mencoba bangkit, tapi kakiku sakit.

 

“Nyuk.. kakimu berdarah..”kata Soo dengan suara bergetar. Ah iya… mungkin karena terkena kerikil saat menolongnya tadi.

 

“Hiaa.. jangan menangis..”kulihat air mata sudah terbendung di matanya.

 

Dia mengangkat kepala berusaha agar air matanya tidak tumpah. Tapi gagal..

 

“Nyukk… gumawoo. Hiks”katanya sesenggukan.

 

“Aisshh .. dasar anak cengeng. Buat apa sih menangis..? kan tidak ada yang mati!”senggakku

 

“N~ne..”jawabnya masih menangis.

**

 

Merasa berterimakasih, Soo menempelkan plester ke kaki Eunhyuk.

 

“Lain kali kau berhati-hatilah. Apa sih yang kau pikirkan sehingga bisa seperti tadi. Dasar.. paboya!!”kata Eunhyuk pada Soo.

 

“Mian… aku akan berhati-hati..”jawab Soo merasa bersalah.

 

“Sudah.. sana. Itu bis mu sudah datang..”perintah Eunhyuk.

 

“Ne.. gumawoo Nyuk”sahut Soo.

 

Soo naik ke dalam bis, sementara Eunhyuk masih berdiri di pinggir jalan itu.

 

Dari dalam bis, Soo tidak henti memandangi Eunhyuk sampai Eunhyuk membalikkan tubuhnya untuk pulang. Tapi sesuatu yang membuat Soo terkejut. Ternyata siku Eunhyuk terluka, dan lagi Eunhyuk tidak bisa berjalan dengan benar. Terlihat seperti keseleo.

 

“Omo… sikunya.”kata Soo iba.

**

 

@Soo’s bed

 

Dreett dreett…

 

Aku membuka handphoneku. Sms. Dari.. Eunhyukk..??

 

From : Nyuk2 J

To : Soo

“5000 won..”

 

Ku balas smsnya

From : Soo

To : Nyuk2 J

“5000 won? Apa maksudnya?”

 

From : Nyuk2 J

To : Soo

“balasan karena menyelamatkan seorang anak sekolah saat menyebrang..”

 

Haha.. dasar mata duitan. Aku tertawa membaca pesan lucu dari Nyuk2. Akupun membalas lagi dan kami berdua sms-an sampai aku tertidur.

 

**

 To Be Continue

Part 3

 

One day before Valentine’s day

 

@classroom

 

“Heii.. ngelamunin apa?”aku berhasil mengejutkan sahabatku Soo.

 

“Hufft.. entahlah.”jawabnya lesu.

 

“Bisa kutebak? Kau pasti sedang memikirkan hari ini kan.?”tebakku. Dia melihatku dengan wajah memelas. Aku jelas tahu jawabannya.

 

“Ingin mengatakan  sesuatu padanya?”selidikku lagi.

 

“Aniyo.. mana mungkin. Itu sama saja dengan bunuh diri. Arra..?”elaknya sambil mendorong wajahku yang sudah sangat dekat dengannya.

 

Uhmmm.. ini tidak bisa dibiarkan. Harus kupaksa dia memberi sesuatu pada Eunhyuk. Setidaknya di momen seperti ini, kan sangat manis…

 

“Soo.. aku punya ide.!”

 

“Mwo?”tanyanya penasaran.

 

Kubisikkan sesuatu padanya.

 

“Aniiii…!!!!!” auw.. teriakannya kencang sekali. Kan aku hanya memberi saran.. dasar mulut besar.!

 

“Kenapa tidak.. ayolah Soo..”bujukku.

 

Dia hanya diam dan kemudian menggelengkan kepala dengan cepat. Diam lagi dan menggelengkan kepala lagi.

 

Seperti ayam penyakitan saja.. pasti dia lagi mempertimbangkan ide ku.

**

 

Soo POV

 

Aigoo.. benar-benar membuatku berpikir beribu kali. Apa iya yang dikatakan Sunny tadi sangat baik untuk ku lakukan besok..? dia juga mengatakan bahwa Nyuk2 belum punya yeojachingu. Aihh… deg2an sekali harus memberinya kado di hari kasih sayang.

**

 

Sepulang sekolah..

 

“Soo.. kemarilah..!”panggil seorang ajhusii

 

“Ne.. ajhusii.”jawab Soo dan menghampiri pria itu.

 

“ayo makanlah.. ini masakan ajhumamu. Kimchi pedas.. masakan kesukaanmu.”kata ajhusii sambil memberi semangkuk kimchi pada Soo.

 

“Ah.. gumawoo ajhusii. Hari ini aku bekerja ya.. kita sekarang kemana ajhusii?”kata Soo dengan mulut penuh kimchi.

 

“Ke komplek elit. Di jalan In Gayo.”jawab ajhusii.

 

“Baiklah… khaja..!”ajak Soo.

 

“Habiskan dulu makananmu..”kata ajhusii pada Soo.

**

 

Soo POV

 

Siang ini aku akan pergi bersama ajhusii. Kata ajhusii kami akan ke komplek elit. Uhmm. Semoga saja banyak pelanggan, biar aku bisa membeli kado untuk Nyuk2 besok. Fighting..!!!

 

Sudah 6 bulan aku bekerja dengan ajhusii. Bisa dibilang sebagai kerja paruh waktu. Aku dan ajhusii menjajakan makanan ringan dan berbagai peralatan dapur. Kadang aku tidak ikut berdagang, karena ajhuma menyuruhku untuk di rumah makan sederhana milik mereka saja. Wanita dan pria tua yang baik hati itu sudah kuanggap sebagai saudaraku. Mereka sangat baik padaku, terutama saat mereka tahu bahwa aku sekarang tinggal sendirian di Seoul.

 

Uang sekolahku tentu saja bisa terbayarkan dari kerjaku ini.

**

 

 

“Ajhusii.. ceritakan padaku bagaimana ajhusii dan ajhuma bisa bertemu..”tanya Soo

 

“Haha.. kau buat apa bertanya seperti itu?”ajhusii tidak menjawab pertanyaan Soo.

 

“De.. aku ingin tahu.. ayolah ceritakan padaku. Ne?”bujuk Soo.

 

Karena saat itu belum ada pembeli, ajhusii pun rela berbagi cerita pada Soo.

 

“Mwo? Dulu kalian teman sekelas?”tanya Soo tidak percaya. Kaget karena sama dengan yang dialaminya saat ini.

 

“De.. sangat menarik. Bahkan aku dan ajhuma-mu sangat akrab dalam berteman. Hahaha..lucu sekali..”jelas ajhusii yang mulai tersenyuma mengingat masa mudanya dulu.

 

Soo ikut tersenyum mendengarkan cerita ajhusii.

 

“Apa perasaan ‘cinta’ tidak membuat pertengkaran dan merusak hubungan persahabatan?”tanya Soo lagi.

 

“Awalnya memang sangat aneh jika harus menyukai teman sendiri. Tapi itu jadi terlihat wajar, karena kita orang satu2nya yang paling mengerti hati sahabat kita.”jelas ajhusii. Soo hanya mengangguk setuju.

 

“Hufft aku lega mendengar penjelasan dari ajhusii, berarti aku tidak salah menuruti kata2 Sunny untuk memberi kado di hari kasih sayang besok pada namja yang kusukai saat ini.”kata Soo dalam hati

 

“Tapi kenapa bertanya seperti itu? Kau suka pada  temanmu ya?”tanya ajhusii penasaran

 

“Ani.. aniyoo..”jawab Soo tersentak dari lamunannya.

 

@Soo’s bedroom

 

Soo sedang asik membungkus sesuatu. Tiba-tiba handphone berbunyi. Ada pesan masuk.

Dari Eunhyuk. Senyuman langsung merekah dari wajahnya.

“Ada yang ingin kutanyakan  padamu.”kata Eunhyuk lewat sms

 

“Apa?”balas Soo

 

“Apa hadiah yang cocok untuk seorang yeoja?”tanya Eunhyuk

 

Soo tidak langsung membalas. Dia terdiam membaca pesan dari Eunhyuk.

 

“Hei.. kau sudah tidur ya? Soo paboya…!Bagaimana bisa kau tidur di malam sebelum Valentine?”pesan Eunhyuk datang lagi

**

 

Soo POV

 

“Apa hadiah yang cocok untuk seorang yeoja?”

 

Aku membaca balasannya. Kuletakkan handphoneku di atas tempat tidurku. Kupandangi kotak kecil berwarna hijau yang sudah berhasil kubungkus. Hadiah untuk Eunhyuk.

 

Tanpa kusadari air mataku mengalir. Sakit.. hanya itu yang kurasakan sekarang. Eunhyuk telah jatuh cinta pada seorang yeoja. Semua sia-sia sekarang. Hiks..

 

Ya Tuhan… L

**

 

 

Eunhyuk POV

 

Kenapa tidak membalas.. ah.. aku kan hanya minta pendapatnya saja. Pelit sekali membagi informasi! Mana mungkin aku bertanya pada Sunny. Pasti jawabannya adalah coklat, permen, dan psp. Yang benar saja,  itu semua kan bukan selera wanita yang kucintai. Aduuh… memusingkan saja. Kenapa hari Valentine itu harus besok..?

**

 

Valentine’s  day

 

Hari ini hari kasih sayang. Di pagi hari sudah terlihat bayak bungkus coklat dimana-mana. Begitu juga dengan suasana kelas Leeteuk.

 

“Gumawoo.. chagiya.”kata Sunny yang mendapat coklat besar dari Shindong. Kalau diukur, besarnya sama dengan ukuran badan pemberi coklat. Sunny cengengesan dan dengan manja dia bergelanyut di lengan Shindong.

 

“Mana kado untukku?”tanya Shindong.

 

“Ini..”Sunny menyodorkan kadonya. Ternyata isinya kacamata berwarna-warni.

 

“Hia.. apa-apaan ini?!!”teriak Shindong.

 

“Kau tidak suka ya chagi..?”tanya Sunny pelan

 

“Akuu.. sukaaaa sekaliiiii…!!!! Gumawooo chagiya..!!”teriak Shindong mengejutkan semua orang di dalam kelas. Mereka berduapun berpelukan dan meloncat kesana sini. (?)

 

Kyuhyun dan Taeyeon berpegangan tangan. Sepertinya pasangan ini tidak suka menunjukkan kepada teman sekelas hadiah yang akan mereka beri pada kekasihnya.

 

Sedangkan Ryeowook asik memegangi boneka berwarna emas(?) yang masih dibungkus dalam plastik.

 

“Untukku ya?”tanya Yoona pada Ryewook.

 

“Huh..! tidak mungkin kau pemilik emas ini..”kata Ryeowook dan menjauh dari Yoona. Kekasih Ryeowook kan bukan murid di sekolah itu. Kekasihnya adalah anak guru Seni .

^^

 

Beralih ke sudut ruangan, ada Soo yang menidurkan kepalanya di atas meja . Dan terlihat cokelat berserakan di atas mejanya. Tidak satupun yang dia makan. Cokelat itu, pemberian sebagian  namja di kelas itu .

 

“Ctaaaaakkk…!!!” jitakan lagi.

 

“Sudahlah jangan menggangguku Setan. Bermesraan lah dengan pacarmu..!!”teriak Soo

 

“Ha? Setan? Mana?”tanya Eunhyuk ketakutan.

 

Soo cepat-cepat mengangkat kepalanya. Ternyata bukan Kyu, tapi Eunhyuk.

 

“Bagi dong..”kata Eunhyuk sambil melirik tajam ke arah cokelat milik Soo.

 

“Makanlah…”jawab Soo mempersilahkan

 

Eunhyuk mengerutkan kening.

 

“Kenapa tiba-tiba baik? Apa karena ini hari Kasih Sayang ya..? Hahah..!”kata Eunhyuk sambil memakan cokelat dengan lahap.

 

Soo tidak menjawab. Akhirnya Eunhyuk pergi

**

 

Soo POV

 

Huh.. untung dia pergi. Kalau tidak,  aku tidak akan tahu menjawab apa dan bersikap bagaimana padanya..

 

Menyedihkan…. Saat semua orang yang kulihat satu-persatu di kelas ini, mereka semua sangat bahagia. Tidak ada yang sedih sepertiku. Ahh.. malangnya nasibku. L

 

Eunhyuk juga.. sangat senang. Bisa tertawa dengan para yeoja. Sepertinya dia sudah berikan hadiah untuk yeoja yang dia cintai itu.

 

Akhirnya aku memutuskan untuk keluar kelas, menuju kantin untuk makan jajangmyun.

 

“Makanlah yang banyak… agar hatimu baik-an”kata bu kantin padaku sambil memberi jajangmyun pesananku. Apa maksudnya.?

 

“Kenapa ajhuma berkata seperti itu?”tanyaku

 

“Ah.. tidak. Hanya saja kau sendirian di hari kasih sayang ini. Tenang saja.. berdoa lah nanti ke gereja. Pasti jodohmu datang.”saran bu kantin mengagetkanku.

**

 

 

Di kantin sama saja, semua menyinggung tentang hari kasih sayang. Ini cukup membuat Soo kesal. Mau tidak mau, dia kembali ke kelas.

 

“Soo.. kau darimana saja? Ibu Yoohi mencarimu..”kata Sunny pada Soo yang masih di depan pintu kelas.

 

“Ada apa?”tanya Soo

 

“Aku tidak tahu.. cepatlah sana temui ibu itu…”sambung Sunny sambil mendorong tubuh Soo keluar.

**

 

Soo POV

 

Dasar kurang ajar… jahat sekali dia padaku. Awas kau Sunny..!

 

Ah.. memalukan sekali tadi..

 

“Ada apa bu?”tanyaku pada Ibu Yoohi.

 

“He? Ada apa? Kau seharusnya yang saya tanya…”kata ibu Yoohi

 

“Kata Sunny, ibu memanggil saya..?”tanyaku

 

“Tidak…  mau saja dibohongi teman-teman mu yang bodoh itu.!”kata bu guru cuek.

 

“Ah.. kau sudah terlanjur disini.. tolong ambilkan bapak secangkir kopi hangat.. ibu juga.. ..eh.. saya juga…dst”

 

Karena  Sunny, aku jadi pembantu di ruang guru. Sial..!!

**

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Part 4 (Ending)

Eunhyuk POV

“Hiaaaa…!! Sunny-ahhh..!!!!” terdengar suara Soo dari pintu. Dia mengepalkan tangannya dan ingin mencengkram Sunny yang tengah asyik makan cokelat.

Aku melihat ke arah Sunny dan kami berdua akhirnya tertawa.

“Hahaha… maaf..!!”kata Sunny

Soo melihatku. Dia menggigit bibirnya, kuprekdisikan dia akan datang dan memukulku dengan jurus taekwondo yang dipelajarinya dari Siwon SuJu lewat  video youtube.

Aku mencoba menahan tawa, tapi gagal.

“Hahahhaha…!!! Soo…., 1-0!”kataku sambil tetap tertawa sampai perutku sakit.

Tapi saat ini respon Soo bukan seperti yang kuprekdiksikan tadi. Dia tidak memukulku, menghinaku, atau melakukan hal lainnya padaku. Dia berlari ke tempat duduknya dan menidurkan kepalanya di atas meja.

“Hiks..hiks…”

Astaga.. Soo menangis.

Kulihat ke arah Sunny, dan Sunny berkata,” Eothokee..??”

Ah.. kenapa jadi seperti ini.

**

 

 

Soo POV

Ah.. aku tidak bisa menahan perasaanku. Hari ini sangat kejam padaku. Tidak ada yang mengerti perasaanku saat ini. Bahkan Sunny, sahabatku bisa tertawa setelah berhasil menipuku.  Aisshh.. kenapa harus menangis di hadapannya… jebal.. airmata berhentilah

**

 

Pulang sekolah…

Soo terlihat lesu. Hari Kasih Sayang yang seharusnya dinikmati semua orang tidak dirasakannya sedikitpun.

“Soo..! changkaman..!”Sunny berlari menghampiri Soo yang berjalan keluar gerbang sekolah.

“Mian.. Sunny. Aku ingin sendiri..”jawab Soo.

“Tapi…”belum selesai Sunny bicara, Soo sudah berlari meninggalkannya dan naik bis untuk pulang ke rumah..

 

**

Soo POV

Soo.. lupakanlah namja yang bernama Eunhyuk itu. Anggap dia memang seorang monyet di kelasmu. Ya.. aku harus bisa. Jangan menjadi penghalang hubungan orang. Aku menguatkan diri.. tapi tetap saja air mataku jatuh..

“huaaaa….!! Appa….!!! Hiks hiks… aku rindu pada Appa…tolong peluk aku… hatiku sakit..! omma.. apa kau mendengarku?” ratap ku

**

            Jang kul nun muri nanda  Sijin nun muri nanda..

Suara handphone Soo berbunyi. Ada panggilan.

“Aissshh.. menyebalkan..!! kenapa ringtone nya harus ini.. hiks..”

Soo melihat nama yang tertera di panggilan masuk. Ternyata dari Eunhyuk. Segera Soo me-reject panggilan itu.

Dret.. drettttt… suara getar handphone berbunyi.  Soo membuka pesan..

From : Nyuk2 J

To : Soo

“Hia…. Kenapa tidak mengangkat teleponku? Wanita sombong…”

Soo menarik napas. Menenangkan dirinya dan memutuskan untuk membalas pesan dari Eunhyuk.

From : Soo

To : Nyuk2 J

“tenggorokanku sakit. Tidak bisa bicara dengan jelas”

Beberapa saat kemudian balasan dari Eunhyuk sudah datang.

From : Nyuk2 J

To : Soo

“Sudahlah.. jangan berbohong.! Buka tasmu sana..! sebelum hari ini berakhir. Arraso??”

**

 

Soo POV

“Sudahlah.. jangan berbohong.! Buka tasmu sana..! sebelum hari ini berakhir. Arraso??”

Ha? Kenapa dia menyuruhku membuka tas? Aku dengan segera menyeka air mata di pipiku dan mencari tasku.

“Aiissshh.. dimana tasku?”batinku. Kucari disegala sudut ruang kamarku, tidak ada.

Tiba-tiba aku mendengar suara lembut dan bergema “Di ruang tamu..”

Omo..!!! suara apa itu..

Ah..! pasti petunjuk..

Aku pun menuruti suara malaikat itu. Aku menuju ruang tamu, dan benar saja aku menemukan tasku disana dengan posisi tak berdaya. Aku baru ingat bahwa tadi aku melemparnya.

Segera kuraih tasku, dan kubawa ke dalam kamar.

Kubuka tasku perlahan..

Cliingg..!!! sebuah kotak yang dibungkus manis dengan kertas manila sangat menyilaukan mata.

**

Saat ini Soo sangat bingung dengan apa yang dilihatnya. Lalu dia membuka bungkus kado itu perlahan agar tidak rusak.

“Baju..??”teriak Soo kaget melihat baju berwarna putih dengan tulisan biru.

Ada surat juga rupanya.

“pakailah… besok jam 4 sore aku akan menjemputmu.. ^^”

**

 

 

Soo POV

Sinca…?? Dari Nyuk? Untukku?

Tuhan.. apa ini semua..??  Apa dia..?

 

**

 

Flashback

“Sunny.. sini sebentar.”kata Eunhyuk pada Sunny yang sedang makan cokelat bersama Shindong.

“De.. ada apa?”tanya Sunny

“Bantu aku yah..”kata Eunhyuk

“Bantu apa..? katakan saja.. kalau tidak memberatkanku pasti kubantu..”jawab Sunny

“Aku suka pada SooYoung..”kata Eunhyuk malu-malu.

“Mwoooo??????? Sinca…..???!!!!!” suara Sunny menggelegar. Seperti biasa sebagian orang di dalam kelas akan pingsan dan sebagian lagi kena gangguan THT.

“Sssttt….!! Diam..! paboya..!!!”kata Eunhyuk sambil menutup mulut Sunny dengan pisang yang selalu ada di tangannya.

“Ja-ja-ja..”kata Sunny terbata-bata sambil menunjuk pisang yang mengganggunya bicara..

Segera Eunhyuk mengambil pisang itu lagi agar Sunny bisa melanjutkan omongannya.

“Jadi kau suka Soo? Kapan kau mulai suka padanya..?”tanya Sunny masih tidak percaya.

“Sudah dari awal aku masuk sekolah ini..”kata Eunhyuk pelan.

“Jebal.. bantu aku…”sambung Eunhyuk lagi

“Apa yang bisa kulakukan.. haha.. aku masih tidak percaya. Kalian benar-benar lucu.”jawab Sunny.

“Buatlah agar dia tidak berada di dalam kelas.. biar aku bisa memasukkan ini ke dalam tasnya..”pinta Eunhyuk sambil menunjukkan kaus couple pada Sunny.

Sunny tersenyum antusias dan mengangguk.

**Flashback end

Valentine semalam pun berlalu. Dan hari ini adalah hari Minggu.

 

Eunhyuk POV

Hari ini aku dan gadis yang kucintai akan bertemu, berkencan tepatnya. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana ekspresinya semalam saat membuka kado dariku. Sebenarnya ini sedikit kekanak-kanakan, memakai baju couple. Tapi apa boleh buat, aku menuruti segala saran dari si raja cinta : Lee Donghae (hyung ku)..

Kutunggu dia beberapa menit. Dan akhirnya dia keluar dari rumahnya.

Cantik. Cantik sekali dia hari ini dengan rambut seperti itu.

**

 

Soo berjalan mendekati mobil Eunhyuk.

“Masuklah..”kata Eunhyuk pada Soo. Soo masih membelalakkan matanya saat melihat Eunhyuk memakai baju yang sama.

“He.. sedang apa masih bediri?”tanya Eunhyuk.

“Ah.. ne..”jawab Soo gugup.

Di perjalanan mereka berdua diam. Tidak ada yang bicara. Sehingga suasana terasa canggung. Bahkan Soo tidak bertanya pada Eunhyuk kemana mereka akan pergi.

**

Kami memasuki sebuah bioskop. Ternyata Nyuk2 membawaku untuk menonton film.

“Ini.. peganglah.”katanya sambil memberiku sekotak popcorn.

Aku menerimanya dan kami masuk ke dalam. Tapi ada sesuuatu yang aneh di bioskop ini. Kenapa tidak ada orang? Hanya kami berdua..

Aku tidak bertanya banyak pada Eunhyuk. Mungkin ini semua kerjaannya.

Film pun dimulai..

 

Aiisshh.. kenapa harus film horor sih? Aku takutt…

Kulihat Eunhyuk sangat serius menonton.

Tiba-tiba….

“Auuuuuwww….!!”suara setan dari layar mengejutkan kami.

Tanpa sengaja Eunhyuk memegang tanganku. Akupun menoleh ke arahnya. Kami saling pandang-pandang dan kemudian dia mendekatkan wajahnya padaku…

Deg.. jantung bedetak cepat..

Dan..Dia mencium bibirku..

**

 

“Jadilah Yeojaku.. dan Jadilah Chinguku..”katanya

Aku kaget bukan main.

“Eunhyuk…”kataku pelan.

Dia melihatku menanti jawabanku.

Dan tanpa pikir panjang aku menjawabnya.

“Ne..”

“Ah.. akhirnya..gumawoo  chagiya.”katanya langsung.

“Sejak kapan kau menyukaiku??”tanyaku penasaran

“Seja aku lahir..”jawabnya asal. Aku tersenyum. Seperti  mimpi.

Dia memegang tanganku erat. Sekarang keberadaan aku dan Eunhyuk bukan sebagai teman, tapi kami sepasang kekasih baru.

Dan kami melanjutkan menonton film.

Tapi tiba-tiba saja, layar bioskop dimatikan.

“Ha? Kan belum selesai..?”tanyaku kaget. Kulihat ekspresi Eunhyuk juga bingung.

Cling..! Lampu bioskop dihidupkan.

“Hiaa… kalian berdua…!!!! Aku tidak tahan lagi dengan semua ini.”teriak seseorang dari balik panggung. Seorang namja keluar dengan menggunakan kostum Setan.

“Kyu??!!”teriakku setelah mencoba mengenali namja itu.

“Ne…!!” lihat pacarmu itu.. sok romantis..! menyuruh kami semua untuk membuat film untukmu..!”teriak Kyuhyun.

Kemudian satu-persatu orang keluar dari balik panggung. Kudapati disana ada Shindong, Sunny, Taeyeon, Leeteuk si ketua kelas dan teman sekelas lainnya.

Ige bonde????

**

 

“Aisshh.. kenapa kalian keluar ..??!!! Kan sudah kutraktir tadi makan di restoran…!! Aissshhhh..!!!”teriak Eunhyuk

Soo mengerutkan keningnya dan sesaat kemudian dia mengerti. Ternyata Eunhyuk yang mengatur semuanya. Mulai dari bioskop yang kosong dan teman-teman sekelas yang menjadi bintang film saat itu.

“Hahahahhaa…!!! Nyukk.. kau lucu sekali. Hahhahaha…!!!”tawa Sooyoung menggelegar.

Eunhyuk hanya bisa menggarut-garut kepalanya.

“kencan pertamaku….”kata Eunhyuk geram sambil mengepalkan jarinya.

 

 

**The End**

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s