FF TaeTeuk (Taeyeon Leeteuk) Chapter – Secret Deal Part 2

az
Main cast : Leeteuk as Dennis
Taeyeon as Katelyne
Other cast : Member Super Junior dan Yunho TVXQ
Genre : Romance + Comedy Project ^^
Author : Riny Oktora Purba dan Arny Masnita Purba ^^
Blog : mysaranghaesuperjunior.blogspot.com
Anyeonghaseoo readers..!! Si duo authors balik lagi nih..Hmm.. FF Do You Love Me kita kan dah selesai chingu. Jadi sekarang authors bikin ff baru lagi.
Gimana dengan part 1 nya? Bagus atau jelek? Mian kalau chingudeul nemuin typo. Harap maklum.
Ya udah.. langsung aja deh ke part selanjutnya..
cekidottt..!

Leeteuk POV

Sore ini aku pergi untuk mencari alamat yang ditujukan kakek tua itu padaku. Sebelumnya aku tidak pernah tahu dimana jalan yang bernama SPY itu berada. Tapi setelah lama berkeliling mencari, akhirnya aku menemukan alamatnya.

Kuhentikan mobilku di depan sebuah gerbang tinggi yang sudah kusam. Iihh.. bulu kudukku berdiri. Tempat apa ini? Apa sih yang ingin ku kawal?? Hantu..??!!!

Omma.. tolong aku. Hiks..

Kuraih gagang gerbang itu dan berniat untuk membukanya, tapi..

“Kreeekkkk..”pintu gerbang itu terbuka dengan sendirinya.

Dan tahu kah kalian apa sekarang yang ada di hadapanku??

“Huaaaa…!!! Kerenn…!!! Sebuah istana..??”aku terpesona bukan main saat melihat bangunan nan megah menyapaku. Sugguh diluar dugaan. Saat pertama kali melihat gerbangnya yang sudah kusam, kukira dalamnya gak kalah jeleknya, tapi ini ajaib.! Aku malah menemukan sebuah bangunan, bisa dibilang istana dengan tampilan yang sangat mewah di hiasi dengan taman yang indah.

“Masuklah..”suara berat mengagetkanku.

“Kakek? Kenapa kau bisa ada disini?”kulihat kakek tua itu sudah berada di belakangku.

“Sudah.. jangan banyak tanya. Ayo masuk.. dan mulailah tugasmu..”perintah kakek itu tegas.

“N~ne..”aku gugup ketakutan

“Tenang saja, jangan gugup begitu. Karena yang akan kau hadapi bukanlah hantu seperti yang ada dipikiranmu tadi..”ucap kakek yang tahu apa isi hatiku

**

Di tempat lain di Desa Outsider

Kesembilan anggota genk Super Junior kini harus menjalankan tugasnya di sebuah desa. Mereka harus bisa menjadi relawan, pembantu, dan pelayan masyarakat disana.
**

Heechul POV

“Tinggal lah disini untuk sementara waktu..”kata seorang ahjussi pada kami.

Kulihat gubuk yang ditunjukkan ahjussi itu. Memprihatinkan sekali tempat ini. Sangat primitif. Mau tidak mau aku menyetujui saran ahjussi itu, karena tidak ada lagi tempat kosong untuk kami. Sekilas kupandang wajah dongsaeng2.Tatapan mereka sungguh merintih. Aku jelas tahu apa yang berada dalam pikiran mereka.

“Hyung..”bisik Kyuhyun sambil menyenggol tanganku.

“Sudahlah.. tidak apa2. Mau bagaimana lagi..”jawabku pelan seolah mengerti apa yang ingin dikatakan dongsaengku yang evil ini.
**

“Ini kamarmu. Sekarang kau bisa istirahat. Mulai besok tugasmu sebagai pengawal akan dimulai. Arra?” ucap kakek itu padaku

Room 111

Aku masuk ke ruangan itu, ku buka pintunya dan waah!! Bagus sekali. Walaupun tidak ada kamar mandi di dalamnya, tapi ini sangat nyaman. Ku hempaskan tubuhku ke atas ranjang empuk ini. Ku bayangkan betapa melelahkannya perjalananku menuju tempat ini tadi. Lima menit kemudian, mataku mulai mengantuk dan aku pun tertidur.
**

“Ah, minggir kau..!” ucap Yesung pada Shindong yang hampir menimpa wajah nya

“ Selamat pagi.. Kau sudah bangun hyung” sambut Ryeowook

“ Kau? Kenapa sudah bangun? Aku hanya terganggu oleh si gendut ini” jawab Yesung

“ Aku sudah terbiasa bangun jam segini hyung. Mama ku selalu membangunkan ku..” jawab Ryeowook polos

“ Hahahahahahaha….. dasar ANAK MAMI..” gelak tawa Yesung memenuhi ruangan

“ Tidak bisakah kau diam Yesung..!!!!??!!!” bentak Heechul

“Kalian, bangun. Sudah waktunya untuk kerja..!!” tiba2 ahjussi datang sambil memegang keranjang kayu.

“Kerja ?!!!???..” serempak kesembilan namja tampan itu bersuara
**

Leeteuk POV

“Tuan, bangunlah.. Sudah waktunya untuk menemui putri” ucap seorang ahjumma padaku

Tuan??? Apa dia pikir aku TUAN TANAH? Ckckck

“Ah, pergilah..! Kau sangat mengganggu..” kesalku

“ Nanti tuan besar bisa marah, tuan…” sambung ahjumma itu dengan lembut

“A-arra.. Sudah sana!!!” bentakku

Ku dengar suara pintu kamarku ditutup, berarti ahjumma itu sudah pergi.

Kweek kweeek.. Bebek dari mana itu? Aaaaaaa… AKU TIDAK MAU JADI BEBEK LAGI.!! Dengan segera aku bangkit dari tempat tidur dan keluar untuk mandi.

“Wahh… segarnya!!” aku keluar dari kamar mandi. Tapi di depan kamar mandi sudah berdiri dua orang yeoja cantik sambil membawa pakaian untukku.

“Ini, tuan..” ucap mereka kompak

Ku raih pakaian itu dan

“Hahahaha.. baju apa ini?? Kuno sekali..” aku tertawa sambil melempar baju itu ke depan mereka

“Tapi Tuan,,” ucap seorang yeoja itu

“Siro. Aku disini hanya menjadi pengawal. Aku tidak mau merubah penampilanku. Lagian, baju2 yang kubawa masih bagus. Dasar kalian, kurang kerjaan..!!” ucapku agak mengancam

“Pakailah.. kau mau melawan?” lagi-lagi kakek tua itu datang ntah darimana dan berhasil membuatku ketakutan

“Ne.. aishhh geli sekali memakai pakaian seperti ini..”kuterima pakaian ala kerajaan Inggris itu.

“Oh iya. Saya hampir lupa. Mulai sekarang namamu bukan Leeteuk lagi, melainkan Dennis selama kau menemani putri disini. Kau mengerti?”

“Mwo?? Aku tidak mau! Aku kan Leeteuk, lagian orangtuaku sudah lelah mencari nama yang baik untukku dari internet.!” Elakku. Enak saja mengganti namaku!

“Tidak.. pakailah nama Dennis agar putri dapat berkomunikasi denganmu. Bahkan menyebutkan namamu : Leeteuk saja dia tidak akan bisa. Arrasoo??”jelas si kakek tua yang menjengkelkan.

Apa-apaan itu? Tidak bisa menyebut nama Leeteuk? Aisshh… tidak masuk akal.!

“Putri.. pengawal baru anda telah datang untuk memperkenalkan diri..”kata dayang sambil membungkukkan badannya.

“Silahkan masuk..”suara wanita dengan lembut menjawab. Ah.. pasti itu putri.

Dayang itupun mempersilahkan aku masuk ke ruangan putri. Kupandangi sekeliling ruangan. Aih… sangat indah, serba ungu dan kesan feminimnya sangat menonjol.

Aku melangkah dan menghampiri wanita yang bergaun putih yang sedang duduk membelakangiku.

“Aku Leeteuk, kau siapa?”sapaku asal

CTAKKK..!!! jitakan menghampiri kepalaku.

“Berilah salam yang pantas dan sopan untuk seorang putri.!”sinis kakek tua itu..

“Ck..!! bagaimana mungkin aku tahu..! ini kan zaman modern.. dasar aneh..”jawabku kesal pada kakek yang seenaknya terhadapku.

“Sudah Nicholas.. pergilah. Tinggalkan kami berdua..”kata putri itu

Hah? Nicholas? Nama kakek itu Nicholas? Aigoo… putri itu sangat tidak sopan.
**

Katelyne POV

Pengawal baruku datang. Ah.. aku penasaran sekali ingin melihat wajahnya. Setelah Nicholas pergi, aku langsung membalikkan tubuhku.

Kudapati sekarang seorang namja tampan dihadapanku. Dia telah memakai pakaian pengawal sekarang.

“Hai.. aku Katelyne.. namamu siapa?”

Kunanti jawaban darinya, ia malah diam dan mengerutkan keningnya.

“Heii..”kulambai-lambaikan tanganku dihadapannya.

“Oh.. Aku Leeteuk.”

“Mwo? Siapa?”

“Leeteuk”jawabnya. Aduh.. apa sih yang baru dia katakan. Aku bahkan tidak mengerti dan tidak bisa menangkap ucapannya.

“Kau benar-benar tidak mengerti yahh?! Yeoja pabo..!! Aku Dennis..”jawabnya.

“Ah.. Dennis. Nama yang indah. Jadi kau pengawalku yah?”

“Uhmm..”jawabnya dingin.

Aku tersenyum. Aku sangat senang. Sekarang aku bisa merasakan hidup di dunia ini. Ini yang kutunggu2 selama ini.

Flashback

“Omma.. jeball. Aku ingin sekali pergi ke bumi..ne?”bujukku pada omma Ratu di kerajaan kami.

“Andwe..! kau tidak bisa tinggal disana putriku.. itu bukan alammu. Arra?”jawab omma

“Tapi.. aku ingin sekali omma. Aku janji aku tidak akan berlama-lama disana. Uhmm.. hanya 1 minggu.”

“Sekali tidak ya tidak..”tolak Omma

Ck.. menyebalkan..!
**

“Putri.. kau mau kemana?!”teriak dayang pada putri yang hendak pergi dengan menggunakan sayapnya.

“Aku akan pergi ke bumi.! Dahh..!!!”jawab putri tak bersalah.

Ratu yang mengetahui hal itu hanya kecewa melihat putri yang jadi tidak penurut. Ia mengambil sayap putri untuk sementara.

“Sudahlah…biarkan saja dia pergi. Nicholas kau yang harus menjaganya selama di bumi.. Semua kebutuhan kalian sudah aku siapkan. Pergilah..” akhirnya Ratu menyerah
** Flashback end

Dennis POV

“Apa kau benar2 putri?” tanyaku penasaran

“De.. kau tidak percaya?” jawabnya sambil memperbaiki mahkotanya

“Jelas aku tidak percaya. Mana ada putri yang NORAK sepertimu. Lihat jarimu itu?” kutunjuk jari tangannya yang dipenuhi oleh cincin2 berkilau.

“Aku tidak bohong. Aku memang putri. Dan ini bukan sekedar cincin.. Kau tidak perlu tahu untuk apa cincin ini..” jawabnya panjang lebar

Aku pergi menuju pintu tanpa menghiraukannya.
“Kau mau kemana? Kita kan ada jadwal..” dia menghentikanku

“Jadwal apa? Jadwal syutingg?” ejekku

“Tidak. Hari ini aku ingin belajar naik sepeda. Sudah 3 bulan aku disini, tapi tidak ada satupun yang mau mengajariku..” sahutnya memelas

“Malas.. Pergi saja sendiri..!! Kau kan bukan anak kecil, pabo!” bentakku

Kweek kweek.. suara bebek itu datang lagi. Aaaaaaaa..!!! Aku bisa gila kalau begini.

“Mana sepedanya?” tanyaku

“Kau mau ya? Aaa, GOMAWO.. ^^” ucapnya sambil tersenyum senang

“Palli.. jangan hanya senyum. Aku benci melihatmu. Cepat katakan, dimana sepedanya?”

“Itu..” tunjuknya ke arah sepeda yang menyender di dinding bangunan

To Be Continue ^^

cr poster : Ayuserlia

2 comments

  1. laras · July 19, 2013

    ih leeteuk galak amat nya..
    putri itu siapa thor ?taeng kah?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s