KyuYoung Fanfiction Chapter – If You’re Not Choi Sooyoung Chapter 4

rinytaeng-1421

Title : If You’re not Choi Sooyoung… [Chapter 4]

Length : Chapter

Genre : Romance, Conflict

Rating : PG-15

Main Cast : Cho Kyuhyun and Choi Sooyoung (great couple in Sugen) ^^

Author : Riora a.k.a Riny Oktora Purba

Hai hai chingu.. Kali ini kita baca Part  4 nya ne? Semoga suka sama part yang ini. Dan juga plis bgt, kasih komentar kalian ne? Bnyak viewer tp gak sebanyak orang yang memberikan komentar. huhuhu, sedih~~~~ T_T

Ya udah deh, aku percaya kok kalau reader nya adalah reader yg bijak dan cerdas. hehehe, check it OUT..! ^^

 

SIDERS, GO AWAY PLEASE~~

 

 

Sooyoung POV

Tak terasa sudah satu jam kami di perjalanan. Aku mengantuk juga dan mencoba untuk menutup mata sebentar. Ah, benar-benar tak bisa kutahan lagi, lebih baik aku tidur saja.

Ptuaaaasssss~~~~

Aku terkejut saat mendengar suara BAN PECAH (?) . Kasihan sekali pemilik mobil itu, aku tidak bisa membayangkan kalau sampai ban mobil kami yang pecah di tengah jalan.

“Sooyoungie… irona!!” panggil Siwon oppa

“Wae? Aku mengantuk, jebal jangan bangunkan aku. huhuhu” rengekku

“Ban mobil pecah.” ucap Siwon oppa kembali

“Iya, aku mendengarnya oppa. Kan oppa bisa membantu pemilik mobil itu untuk meminta pertolongan.. Aiissh” jawabku malas

“Soo-ah, aku tidak mengerti kau mengatakan apa. Tapi sekarang keluarlah, BAN MOBIL KITA PECAH” ku dengar penekanan di kata-kata ban pecah

“MWORAGO?????” teriakku sambil membuka mata

“Huh, akhirnya bangun juga. Kita harus meminta bantuan dari pengendara mobil lain” ajaknya

“Apa kita sekarang benar-benar di kepung oleh hutan-hutan ini? Huaaaa, aku takut~~~~” ucapku sambil merapatkan diri ke Siwon oppa

walaupun ini masih pagi, tapi tetap saja aku takut dengan kemungkinan binatang buas akan menyerang kami untuk sarapan mereka. Aiiish, jangan pikirkan hal-hal negatif itu Sooyoungie.

“Ah, itu ada mobil. Kebetulan sekali Soo, khaja!” ucap Siwon oppa

Siwon oppa benar. Di kejauhan kami melihat mobil berwarna silver menuju arah yang sama dengan kami. Dengan sigap, ku lambai-lambaikan tangan untuk menghentikan si pemilik mobil. Usahaku BERHASIL!

“Annyeong ahjussi. Aku bisa meminta bantuan darimu? Ban mobil kami tiba-tiba pecah. Jadi bisakah kami menumpang di mobil milik ahjussi ini? Jeball~~~” bujukku dengan rendah hati

Pemilik mobil pun membuka kaca mobilnya. Oh my GOD!! Kenapa malah Kyuhyun? Memalukan. Tadi kan aku sudah menolak penawarannya untuk naik mobilnya, karena aku lebih memilih pergi dengan Siwon oppa. Ottokhae?? Aiissh, mau ku buang kemana wajah merah ku ini??

“Kau mengatakan apa tadi? Aku tidak dengar.” ucapnya

***

 

Kyuhyun POV

Setelah mengikuti mereka dari rumah tadi, akhirnya aku berhasil mendapat kesempatan untuk menghentikan mereka. Tolong jangan salah paham. Bukan aku yang membuat ban mobil mereka pecah, ingat itu ne. Ku dengar Sooyoung dengan sangat sopan meminta pertolongan padaku, walaupun ia tidak tahu kalau aku yang ia minta pertolongan.

“Kau mengatakan apa tadi? Aku tidak dengar.” ucapku berpura-pura

“Hehehe.. apa aku baru bicara denganmu? Ani.. hehehe” jawabnya sambil cengengesan

“Baiklah kalau begitu, aku pergi.” ucapku santai

“Cha~~ changkamman Kyu-ah.. Kami butuh pertolongan.” ucapnya sambil menunduk

“Waeyo?” tanyaku

“Bisa kami ikut pergi ke Seoul dengan mobilmu?”

“Kami? Maksudmu?” tanyaku sembari mengerutkan kening

“Ne. Siwon oppa dan aku.” jawab Sooyoung

“Mianhae. Mobil ini Cuma bisa mengangkut satu orang lagi. Kau bisa lihat di bangku belakang ini, penuh dengan buku-buku ku.” jelasku

Sooyoung mengintip sedikit ke arah bangku belakang dan menggangguk secara perlahan.

“Waeyo Soo-ah?” tiba-tiba Siwon datang mendekat ke mobilku dan bertanya pada Sooyoung

“Mobil Kyuhyun sudah sangat sempit. Kita tidak mungkin naik mobilnya. Ottokhae?” ucap Sooyoung

“Hmm.. sebaiknya kau yang duluan pergi ke Seoul bersamanya. Oppa sudah menelepon karyawan yang ada di Busan. Dalam satu jam berikutnya mereka akan tiba.” ucap namja tinggi itu

Setelah lama mendengarkan percakapan mereka yang membosankan, akhirnya Sooyoung ikut bersamaku ke Seoul. Hahaha, aku menang! batinku

“Kau sudah tahu apa artinya ini kan?” tanyaku saat ia masuk ke dalam mobil

“Mwo, Kyuhyunie?” kembali ia bertanya

“Kau ikut denganku ke Seoul. Artinya kau resmi jadi yeojachinguku.” jawabku santai

“Kk kapan aku menyetujui perjanjian tadi? Kyu.. kau tidak bisa begitu.” rengek Sooyoung

“Jadi kau mau aku bagaimana?” tanyaku

“Kau seharusnya menyanyikan sebuah lagu untukku dan menyatakan cintamu di tepi pantai saat matahari akan tenggelam. Ah, pasti akan romantis~~~” ucapnya sambil melipat kedua tangannya

Pltakk~~~

“Aku tak akan pernah melakukan itu.” ucapku

“Ya sudah kalau kau tidak mau melakukannya. Tapi bisa tidak kau tidak menjitak kepalaku? huh?” kesalnya

***

 

Author POV

Beberapa jam mereka di mobil dan akhirnya terlihatlah suasana kota besar nan megah, SEOUL.

“Aaaaaaaaaaaaaaaaaa~~~!!!!!!” teriak Sooyoung sambil membuka kaca mobil

“Hia!!! Tutup! Kau sangat norak Soo!” bentak Kyuhyun

Sooyoung tidak memperdulikan perkataan namja yang baru saja secara instant resmi menjadi namjachingunya. Dia terlalu senang bisa kembali ke tempat ia di besarkan.

“Hahahaha, Seoul I’m coming!! Yeahhh!!” kembali Sooyoung berteriak

“Aiiishhh~~” keluh Kyuhyun karena tidak bisa melarang Sooyoung yang masih asik mengeluarkan kepalanya sambil berteriak kuat

Sangat terlihat perubahan wajah Sooyoung saat mereka tiba di Seoul. Sedari tadi Sooyoung memancarkan senyuman yang membuat Kyuhyun deg deg-an. Entah sudah beberapa kali Kyuhyun memegang dada kirinya untuk meredakan debar jantung. yang membuatnya kikuk.

“Kyu-ah. aku turun di sini saja..” ucap Sooyoung

“Waeyo?” tanya Kyuhyun

“Aku akan pulang ke rumahku..” jawab Sooyoung

“Rumah?” ucap Kyuhyun bingung. Ia memang tidak tahu kalau Sooyoung adalah orang Seoul.

“Ne.. Aku dan orangtua ku tinggal di Seoul. Maka dari itu, dulu aku hampir nekat untuk menyayat nadiku supaya aku bisa cepat kembali ke Seoul ini..” jelas Sooyoung

“…..” tidak ada respon dari Kyuhyun

***

 

Kyuhyun POV

Baru saja aku menjadi pemilik yeoja manis bernama Sooyoung. Aku berhasil menjadikannya sebagai yeojachinguku, saat ia masuk ke dalam mobil ini. Dan hal yang tak pernah ku tahu adalah dia tinggal di Seoul. Aku penasaran dengan background keluarga Sooyoung. Tapi mana mungkin dia putri keluarga kaya. Pertama kali bertemu dengannya saja, dia berpenampilan seperti gelandangan. Aiiissh, Kyuhyun! Apa yang kau pikirkan, dia sekarang yeojachingumu. Yeoja yang sangat kau sukai, sadarlah.

“Kyuhyun… gwenchana?” tanya Sooyoung dan menyadarkan aku dari lamunan

“Ne..” jawabku sembari tersenyum

Entah kenapa belakangan ini aku sering tersenyum semenjak menyukai Sooyoung.

“Wow.. manis sekali” ucapnya pelan dan hendak mencubit pipiku

“Kenapa kau tidak jadi turun?” tanyaku menghentikan aksi nya

“Ah iya. Aku harus turun, pai pai..” sambungnya

“Changkamman. Berikan aku nomor teleponmu. Aku ini namjachingumu” ucapku sebelum dia membuka pintu mobil

“Senangnya. Aku pikir kau tak akan memintanya. Ini..” Sooyoung memberikan Handphone nya padaku

Langsung saja ku ketik nomor teleponku di handphonenya, dan menekan tombol ‘Call’. Beres!

“Ini.” ucapku sambil mengembalikan handphone milik Sooyoung

“Gamsa. Aku pergi, pai pai..” ucapnya girang

***

 

Sooyoung POV

Yes yes yes!!!! Aku sekarang sudah punya namjachingu. Tampan, baik, dan cool. Setelah turun dari mobilnya, aku segera berjalan memasuki rumah.

“Omma!!!!……” teriakku setelah aku melihat eomma sedang merenung di taman depan

“Sooyoung?? Apa kau benar Sooyoung putri eomma?” tanya eomma sambil menangis

Segera ku peluk erat beliau dan melepaskan semua kerinduan yang selama ini hanya kupendam saat di Busan.

“Eomma… ne aku Sooyoung. Eomma~~~~” aku nangis sesenggukan

“Soo-ah, kau dari mana saja selama 2 bulan ini? Eomma tidak tahu harus berbuat apa kalau kau benar-benar hilang untuk selamanya. Soo-ah, jangan menghilang lagi jebal..” pinta eomma

“Ne.. eomma. Ah, bogosipho.”ucapku sembari mempererat pelukan

“Aigoo,, Appa mu pasti akan sangat senang kalau tahu kau sudah pulang nak.” sambung eomma

Senang sekali bisa kembali ke rumah ini. Bertemu appa, eomma dan teman-temanku yang sudah 2 bulan tak bertemu dengan mereka. Makin lengkap dengan hadirnya Kyuhyun sebagai namjachinguku.

Klik

Lama sekali dia mengangkat telpon dariku. Huh, Kyuhyun sedang apa ya?

“Yoboseo..?” jawabnya

“Ini aku Sooyoung.” ucapku

“Aku tahu. Ada apa malam-malam begini meneleponku?” tanyanya ketus

“Kyu-ah. Kau sedang apa, dengan siapa, dan dimana?” tanyaku penasaran

“Aiishh.. kau ini sangat mengganggu.” jawabnya

“Kyuhyunie. Jawab pertanyaanku.” ucapku manja

“Aku tadi sedang tidur, dengan yeoja, di hotel.” ucapnya

“MWO???? Hia!!!!!!!!!!!!!” teriakku kesal

“Aigoo, telingaku. Sooyoungie, suaramu sangat cempreng!” ucapnya

“…..” aku sudah malas berbicara dengan namja brengsek ini

Tut tut tut~~~~~

Huh, cukup. Malam ini aku harus istirahat dengan baik karena besok aku ada kelas pelatihan direktur di salah satu perusahaan milik Appa. Aku tidak mau memperpanjang perbincanganku dengan Kyuhyun yang membuatku sakit hati saja. Awas kau Kyu! Kau mempermainkan aku.

“Hia.. aku sedang di rumah, menonton TV. Jangan berpikiran aneh chagia. Selamat tidur~~ :* ” Kyuhyun mengirimku SMS setelah kebohongannya tadi. Hehe, kalau begini aku bisa tidur dengan nyenyak

***

 

Author POV

Enam bulan ke depan, Sooyoung akan dilantik menjadi direktur di salah satu perusahaan musik milik keluarganya yang bernama Diamondous Company. Jadi selama beberapa bulan ini, Sooyoung selalu mengikuti pelatihan untuk menjadi direktur di sana. Ia tidak mau membuat malu nama appa nya yang sudah dikenal baik di kalangan perusahaan lainnya.

Ting nong ting nong~~~

Sooyoung membunyikan bel yang berada di pintu rumah Kyuhyun. Dengan sebuah plastik berisi buah-buahan di tangan sebelah kirinya, Sooyoung masih sabar untuk menunggu Kyuhyun agar membukakan pintu.

Cklek.

“Masuklah Soo.” ucap Kyuhyun mempersilahkan Sooyoung masuk

“Chagia, bantu aku mengangkat ini..” pinta Sooyoung manja sembari memberikan kantongan plastik tadi ke tangan Kyuhyun dan Kyuhyun menerimanya

“Aku masih mengantuk, kenapa datang?” tanya Kyuhyun sembari tiduran di sofa

“Dasar tukang tidur. Kyuhyunie, irona. Aku di sini kenapa kau malah tidur lagi??” ucap Sooyoung

“Entahlah, dari dulu aku sangat suka tidur chagi.” jawab Kyuhyun sambil tersenyum

Cup~

“Uh, kau sangat menggemaskan..”ucap Sooyoung setelah berhasil mencium singkat bibir namja yang menurutnya sangat menggemaskan itu

Kyuhyun refleks membuka matanya dan melihat Sooyoung.

“Wae? Kau marah?” tanya Sooyoung

“Baru pertama ini kita ciuman semenjak pacaran empat bulan yang lalu.” ucap Kyuhyun santai

“Hahaha. jeongmal??” ucap Sooyoung

“Hia!! Kau jangan berpura-pura tidak tahu. Kau pasti sudah lama ingin menciumku kan? Jujur saja Soo.” ucap Kyuhyun percaya diri

“Ak aku? Aniyo, hmm aku pulang dulu ne chagia. Besok aku masih ada pelatihan.” ucap Sooyoung mengalihkan pembicaraan

“Kalau kau sudah lulus pelatihan, beritahu aku di perusahaan apa kau diterima. Arasso?” sambung Kyuhyun

“Arayo Kyuhyunie. Kerom, aku pulang..” jawab Sooyoung sambil tersenyum

“Kau tidak ada niat untuk menciumku lagi sebelum kau pergi?” ucap Kyuhyun penuh harapan ^^

“Tidak! Tapi kalau kau memaksa, aku akan kabulkan.” jawab Sooyoung sembari mencium Kyuhyun lagi

“Aku tidak memaksamu Soo. Hahaha..” tawa Kyuhyun sambil memeluk Sooyoung

“Hmm.. Kyuhyunie, aku mau pergi. Bisa lepaskan?” tanya Sooyoung

“Sooyoung. Aku belum tahu siapa dan bagaimana dirimu ini, tapi entah kenapa aku bisa sangat menyayangimu. Kau tahu, aku bahkan mengingatmu sepanjang hari.” ucap Kyuhyun kaku sambil mengelus rambut panjang Sooyoung

“So sweet,,, hehe. Nado Kyuhyunie. Aku bahkan sudah menyukaimu sejak kita di Busan. Kau masih ingat?” sambung Sooyoung

“Tentu saja. Oh ada yang ingin ku tanyakan padamu. Bisa nanti malam kita makan malam bersama?” ucap Kyuhyun sembari melepaskan pelukannya

“Ne, aku akan datang ke sini nanti jam 7 malam. Pai pai” jawab Sooyoung dan pergi meninggalkan Kyuhyun

***

 

 

Pukul 07.05 malam

Author POV

Sooyoung berdandan secepat kilat dan segera menuju rumah Kyuhyun. Sedangkan Kyuhyun masih tidur dengan tenang di rumahnya. Yah, itulah Cho Kyuhyun seorang namja tukang tidur.

Ting nong ting nong

“Kyuhyun…” panggil Sooyoung berulang kali dari luar rumah

Kyuhyun mulai terusik dengan suara bel dan juga suara cempreng milik yeojanya itu. Dia pun bangun dari tempat tidur dengan malasnya dan membukakan pintu.

“Huaaaaa~~~~~~” tiba-tiba Sooyoung menangis sambil memukul-mukul dada Kyuhyun

“Hia!! Wae?” tanya Kyuhyun heran

“Huaaaa~~~~~” Sooyoung tetap menangis

“Hahahahaha. Aku mengerti. Kau marah padaku?” sambung Kyuhyun setelah sadar melihat penampilan Sooyoung

Bagaimana tidak? Sooyoung sudah berpakaian yang layak untuk dinner romantis, sedangkan namja di hadapannya masih baru bangun tidur dengan pakaian rumahnya.

“Arasso. Aku akan mandi sebentar. Aiish, kenapa harus menangis?” ucap Kyuhyun lalu menuju kamar mandi

“Hehehe. Aku tunggu.” jawab Sooyoung yang tiba-tiba tidak menangis lagi

Cup~~

“Kau manis sekali chagia.” ucap Kyuhyun setelah ia mencium singkat bibir Sooyoung lalu beranjak ke kamar mandi.

“Hia Kyu. Kau belum mandi, aiish” ucap Sooyoung sambil mengelap bibirnya

Sambil menunggu Kyuhyun selesai mandi, Sooyoung masuk ke dalam kamar Kyuhyun yang selama ini belum pernah ia masuki.

***

Sooyoung POV

Wah, kamar yang bagus. Banyak buku, kaset, dan juga lemari di sini. Baru pertama kali aku masuk ke dalam kamar Kyuhyun. Selama ini kami hanya berbincang-bincang di ruang TV, dapur dan taman belakang. Hehehe, aneh juga rasanya masuk ke dalam kamar namjachingu sendiri.

“Pintu apa itu?” ucapku dalam hati saat melihat ada pintu tersembunyi di sela-sela lemari buku berwarna cokelat itu

Krekkk~~~ pintunya berhasil terbuka

Gelap sekali. Kenapa ada ruangan seperti ini di kamar Kyuhyun? Membuatku merinding saja. Iiihh, jangan-jangan ada hantu nya lagi. Aaaaaaaaaa!!!!

“Soo-ah. Gwenchana?” ucap Kyuhyun saat aku sudah berhasil keluar kamarnya sambil berlari

“Kyuhyunie. Aku takut~~” jawabku sambil memeluknya

“Takut apa? Apa kau masuk ke kamarku tadi?” tanya nya panik

Ada apa dengannya. Kenapa panik begini.

“Ne. Aku hanya melihat-lihat sebentar. Mianhae.” ucapku menyesal

“A- apa kk kau juga masuk ke ruangan gelap itu?” tanyanya kembali

“Bagaimana kau tahu Kyu? Aku sangat takut saat berada di ruangan itu. Tidak ada satupun yang bisa ku lihat karena gelap sekali.” jelasku sambil  menatap heran ke dalam matanya

Ada sesuatu yang ia sembunyikan. Tapi aku tidak tahu apa itu.

“Jangan pernah sembarangan masuk ke dalam kamarku. ARASSO????!!” sekarang Kyuhyun membentakku

“Mianhae. Aku hanya penasaran bagaimana isi kamarmu. Jeongmal mianhae.” ucapku sambil menunduk. Entah kenapa aku merasa ketakutan mendengar bentakannya barusan.

“Sudahlah. Kau tunggu di ruang TV saja. Aku akan segera turun.” ucap Kyuhyun

Sooyoungie, tenangkan hatimu dan hilangkan ketakutanmu. Jangan merusak rencana makan malam romantis dengan namjachingumu ini. Kau harus terlihat cantik, hehe..

“Khaja” ajak Kyuhyun setelah aku menunggu selama 10 menit

“Ne.. Let’s Go!!” ucapku senang

***

 

Kyuhyun POV

Hampir saja. Aku harus berusaha agar Sooyoung tidak masuk ke kamarku lagi. Dia sudah lancang sekali masuk kesana. Tapi sudahlah Kyu, dia kan tidak melihat apa-apa tadi. Sekarang waktunya kau dan yeoja ini berkencan. Hehehe, dia manis sekali menggunakan gaun itu.

“Soo-ah. Bisa aku bertanya?” ucapku memulai pembicaraan

“Kerom, silahkan Kyu.” jawabnya sambil asik melahap makanan yang sudah kami pesan

“Apa tadi kau takut padaku?”

“Mwo? Hmm.. aniyo. Untuk apa aku takut? hehehe.. kau kan tidak menyakitiku.” ucapnya gelagapan. Dia ternyata ketakutan, tapi masih berusaha untuk tersenyum di depanku.

“Soo-ah. jangan takut padaku, jebal.” pintaku sambil memegang tangannya

Sekilas dia menoleh ke arah belakang, tapi masih terlihat dengan jelas kalau dia menghapus air matanya. Ya ampun, dia benar-benar ketakutan tadi. Kyuhyun apa yang telah kau lakukan.

“Hahaha.. kau ini ada-ada saja. Khaja, makanannya hampir dingin.”ucapnya tanpa melihatku

Hening~~~~~

**

“Kyuhyun-ie. Di mana Ahra eonni sekarang?” tanyanya

“Ho? Ahra noona di Amerika dengan suaminya.” jawabku masih fokus menyetir

“Oh. Kau tidak ikut ke Amerika?” tanyanya

“Rencananya juga begitu. Tapi aku harus mengerjakan beberapa hal dulu di sini.” jawabku

“Kk kau akan pergi?”

“Ne.. Kau ikutlah denganku.” pintaku

“Aku tidak bisa ikut denganmu Kyuhyunie. Aku tidak bisa pisah dengan Appa dan eomma..” jawabnya cemberut

“Aiish. Kau terlihat sangat menyayangi orangtuamu.” ucapku sembari mengacak rambutnya

“Tentu saja. Apalagi Appa, hmmm nomu nomu saranghae Appa.”sambungnya sambil menyenderkan kepalanya di bahuku

“Baiklah aku tidak akan memaksamu.” jawabku

***

TBC

Akhirnya part ini berhasil lumayan panjang.. iya kan chingu?? hehehe.

Tapi bagus gak chingu??

masih tetap minta komentar dan like kalian ne? Supaya author semakin semangat nulis FF nya.. L

Jadilah reader yg baik dan cerdas. ok? ^^

Gomawo chingu

 

 

3 comments

  1. fitriyulinda85 · September 1, 2013

    Ahhh….. Bagus chingu di tunggu ne kelanjutannya

  2. Nada Firdaus · March 6, 2014

    Keren chingu next nya cepet y ……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s